KALBARHUB.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Pontianak mulai membahas pengembangan konektivitas transportasi penyeberangan guna mendukung sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pembahasan tersebut berlangsung saat Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menerima kunjungan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Pontianak, Adolf Dwiwahana Christopher Enoch, di ruang kerjanya, Rabu (13/5/2026).
Dalam pertemuan itu, ASDP memaparkan sejumlah rencana pengembangan lintasan penyeberangan perintis hingga jalur potensial menuju kawasan wisata di Kalimantan Barat. Pengembangan tersebut dinilai penting untuk membuka akses antardaerah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Wakil Gubernur Kalbar menyatakan pemerintah daerah mendukung langkah pengembangan transportasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Namun, ia menegaskan seluruh rencana tetap harus melalui kajian matang dan koordinasi bersama pemerintah daerah.
“Pembangunan transportasi penyeberangan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Krisantus, pengembangan jalur menuju kawasan wisata seperti Pulau Lemukutan dan daerah potensial lainnya perlu dibarengi peningkatan standar keselamatan dan kualitas pelayanan transportasi.
Ia menilai kehadiran layanan penyeberangan yang aman dan nyaman akan memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Selain mendukung pariwisata, Pemprov Kalbar juga berharap konektivitas yang dibangun ASDP dapat membantu pemasaran produk unggulan daerah sehingga perputaran ekonomi masyarakat semakin meningkat.
Sementara itu, General Manager ASDP Pontianak, Adolf Dwiwahana Christopher Enoch, mengatakan dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam pengembangan layanan penyeberangan di Kalimantan Barat.
Ia menjelaskan, ASDP saat ini tengah melakukan transformasi bisnis untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi yang lebih profesional, aman, dan terintegrasi.
“Kami sudah menyampaikan sejumlah lintasan potensial, termasuk jalur wisata yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Kalimantan Barat,” katanya.
ASDP juga berencana menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut melalui forum diskusi bersama Pemerintah Provinsi Kalbar dan jajaran manajemen pusat guna membahas pengembangan konektivitas secara lebih rinci sesuai kebutuhan daerah.









