KALBARHUB.COM – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Kalimantan Barat bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak menggelar layanan Eazy Passport bagi keluarga besar jurnalis dan masyarakat.
Kegiatan pembuatan paspor secara kolektif tersebut berlangsung selama satu hari di Aming Podomoro, Pontianak, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-7 IJTI Kalbar.
Koordinator Panitia Paspor Kolektif IJTI, Rian Wijaya, mengatakan kegiatan ini digelar untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang mengalami kendala dalam mendapatkan antrean pembuatan paspor secara daring.
“Terus kita juga mengakomodir pembuatan paspor yang susah mendapatkan antrean online. Jadi ini untuk memudahkan mereka. Pihak imigrasi sangat menyambut baik kegiatan ini dan kita bekerja sama sehingga terlaksanalah acara ini,” ujar Rian.
Peserta kegiatan sebagian besar berasal dari keluarga besar IJTI Kalbar, di antaranya jurnalis dan keluarga dari TVRI, Kompas TV, Ayus TV, serta sejumlah televisi lainnya.
Rian berharap layanan serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kemudahan dalam mengurus dokumen perjalanan.
Sementara itu, Kasi Lantaskim Kanim Pontianak, Abdullah, mengatakan pihak Imigrasi menyambut baik pelaksanaan Eazy Passport karena menjadi salah satu bentuk pelayanan jemput bola kepada masyarakat.
Menurutnya, Eazy Passport dirancang untuk memberikan akses layanan keimigrasian secara kolektif bagi kelompok masyarakat, lembaga, instansi, maupun komunitas yang membutuhkan.
“Layanan Eazy Passport ini memberikan kemudahan kepada masyarakat secara kumulatif, di mana imigrasi yang datang ke tempat masyarakat yang meminta pelayanan,” jelas Abdullah.
Selain Eazy Passport, Imigrasi Pontianak juga terus mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi M-Paspor. Aplikasi tersebut dihadirkan untuk membantu mengurai antrean sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengajukan permohonan paspor secara mandiri.
Kehadiran layanan jemput bola ini mendapat sambutan positif dari peserta. Salah satu pemohon paspor baru, Hugo, mengaku terbantu karena tidak perlu mengantre panjang di kantor Imigrasi.
“Kalau kita langsung ke kantornya kan agak lama prosesnya dan lumayan antre panjang. Ini memberikan kemudahan karena pelayanan dilakukan di luar kantor,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi IJTI Kalbar dan Imigrasi Pontianak tersebut, layanan Eazy Passport diharapkan dapat terus menjadi alternatif pelayanan yang mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dokumen perjalanan.









