KALBARHUB.COM – Pelajar dan mahasiswa dari sejumlah sekolah serta perguruan tinggi di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya antusias mengikuti Lomba Video Jurnalistik Anti Hoaks dalam rangkaian HUT Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Barat.

Lomba tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kreativitas sekaligus kemampuan memproduksi konten jurnalistik dan broadcasting yang edukatif.

Salah satu juri, Komisioner KPID Kalimantan Barat Dea Citra Rahmatika, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti lomba tersebut.

Menurut Dea, karya yang dihasilkan menunjukkan pelajar dan mahasiswa telah memiliki pemahaman serta kemampuan yang cukup baik di bidang broadcasting.

“Saya melihat keahlian mereka membuat konten patut diacungi jempol dan saya berharap potensi seperti ini dapat terus dikembangkan, terlebih konten yang edukatif,” kata Dea usai proses penjurian di Aming Coffee Podomoro, Rabu (2/9/2026) pagi.

Dea menilai peserta cukup mampu mengemas informasi menjadi konten yang menarik dan edukatif.

Namun, ia menyebut masih ada sejumlah aspek yang perlu diperkuat, terutama teknik produksi, penyajian informasi, serta nilai-nilai jurnalistik.

“Kalau untuk kategori pelajar dan mahasiswa kualitasnya sudah baik. Anak-anak yang ikut ini memiliki potensi dan kami berharap dapat terus ditingkatkan ke depannya,” tuturnya.

Menurut Dea, kegiatan semacam ini penting untuk terus digelar sebagai ruang bagi generasi muda mengembangkan kemampuan di bidang penyiaran.

Selain mengasah kreativitas, peserta juga belajar menyampaikan informasi secara menarik, informatif, dan bertanggung jawab.

Hal tersebut dinilai penting di tengah maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di berbagai platform.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT IJTI Kalbar, Anwar, mengatakan antusiasme peserta pada lomba video jurnalistik tahun ini cukup tinggi.

Bahkan, menjelang batas akhir pendaftaran, masih ada peserta yang berupaya mengirimkan karya untuk mengikuti perlombaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang cukup tinggi peminatnya. Diharapkan ke depan akan terus dapat menyedot peserta yang lebih banyak dan semakin banyak masyarakat yang memiliki potensi di dunia broadcasting,” ujar Anwar.

Ia berharap lomba tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian HUT IJTI Kalbar, tetapi juga menjadi momentum untuk menemukan dan mendorong talenta-talenta muda di bidang jurnalistik, broadcasting, dan produksi konten kreatif di Kalimantan Barat.

Penulis: Redaksi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.