KALBARHUB.COM – Aktivitas penyeberangan feri di lintasan Bardanadi–Siantan dihentikan sementara akibat kerusakan parah pada dermaga.

Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan pengguna, terutama kendaraan bertonase besar yang biasa melintas.

Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah turun langsung meninjau lokasi bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan pihak Kementerian Perhubungan.

“Dari hasil peninjauan, kondisi dermaga sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak digunakan,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Ia mengatakan, pemerintah pusat dan daerah tengah membahas langkah penanganan, termasuk kemungkinan dukungan anggaran dari APBN.

“Kami sudah diskusikan sejumlah opsi, mudah-mudahan dalam waktu dekat ada solusi,” katanya.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan operator penyeberangan untuk mencari jalan keluar, termasuk opsi subsidi agar layanan bisa kembali berjalan dalam kondisi terbatas.

Untuk jangka panjang, perbaikan masih menunggu penyusunan Detail Engineering Design (DED) guna memastikan kebutuhan anggaran.

“Setelah DED selesai, baru bisa ditentukan anggarannya. Kami di DPR akan dorong dukungan dari pusat,” tegasnya.

Yuliansyah juga membuka peluang keterlibatan pihak swasta melalui program CSR untuk membantu percepatan perbaikan.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut kerusakan dermaga sudah terjadi sejak awal Ramadan dan terus memburuk.

“Sejak awal Ramadan sebenarnya sudah tidak layak, karena kerusakannya cukup parah dan membahayakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemkot Pontianak telah menyurati Kementerian Perhubungan, namun hingga kini masih menunggu tindak lanjut.

Penghentian operasional feri berdampak pada meningkatnya kemacetan, karena kendaraan harus beralih ke jalur jembatan.

“Memang ada keluhan masyarakat karena tidak ada alternatif lain,” katanya.

Dari hasil kajian sementara, kebutuhan anggaran perbaikan diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar.

Edi berharap perbaikan bisa segera dilakukan melalui anggaran pusat, mengingat kewenangan berada di Kementerian Perhubungan.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.