KALBARHUB.COM – Dahlia Kharisma Ayu, remaja berusia 12 tahun asal Kota Pontianak, akan mewakili Kalimantan Barat dalam ajang nasional Miss dan Mister Atmosphere Indonesia 2026 yang digelar di Jakarta pada 28–30 Oktober 2026.
Anak dari Sulistiyani ini akan berkompetisi di kategori Teens. Ia menjadikan ajang tersebut sebagai kesempatan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Barat kepada masyarakat yang lebih luas.
Dahlia mengaku tertarik mengikuti ajang tersebut karena ingin mengasah kemampuan di bidang modeling, public speaking, dan seni pertunjukan. Menurutnya, pageant tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kedisiplinan, dan keberanian.
Dalam proses seleksi, Dahlia menjalani sejumlah tahapan, mulai dari persiapan diri, latihan, hingga menyelesaikan berbagai tantangan yang diberikan penyelenggara.
Ia menilai proses tersebut mengajarkannya untuk lebih kreatif, konsisten, bertanggung jawab, dan terus belajar. Keberhasilannya terpilih mewakili Kalimantan Barat pun menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab tersendiri.
“Bagi saya, terpilih mewakili Kalimantan Barat adalah sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan membawa nama daerah saya dengan positif,” ujar Dahlia.
Untuk menghadapi kompetisi nasional, Dahlia telah mempersiapkan sejumlah hal, termasuk kostum, latihan modeling dan catwalk, public speaking, pidato, serta penampilan tari untuk sesi unjuk bakat.
Ia juga berupaya mempersiapkan mental, menjaga kedisiplinan, dan terbuka terhadap masukan agar dapat terus berkembang. Menurutnya, kesiapan mengikuti pageant bukan hanya soal penampilan di atas panggung, tetapi juga kemampuan mengelola diri dan menjalani setiap proses.
Salah satu hal yang ingin ditonjolkan Dahlia dalam ajang tersebut adalah budaya Kalimantan Barat. Pada sesi unjuk bakat, ia berencana menampilkan tarian yang mengangkat budaya adat Dayak.
Dahlia berharap penampilannya dapat menjadi bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya daerah sekaligus memperkenalkan identitas Kalimantan Barat kepada masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia.
“Budaya bukan hanya sesuatu yang diwariskan dari generasi sebelumnya, tetapi juga sesuatu yang perlu kita kenali, pelajari, dan lestarikan. Anak muda punya peran penting agar tradisi tidak berhenti hanya sebagai cerita masa lalu,” katanya.
Ketertarikan Dahlia terhadap dunia modeling telah tumbuh sejak duduk di kelas III sekolah dasar, ketika usianya sekitar delapan tahun. Sejak saat itu, ia mulai mengenal dunia modeling dan berusaha mengembangkan kemampuannya melalui latihan serta pengalaman.
Baginya, modeling bukan sekadar berpose di depan kamera atau berjalan di atas panggung, melainkan juga tentang kedisiplinan, ekspresi, kepercayaan diri, dan cara membawa diri.
Melalui Miss dan Mister Atmosphere Indonesia 2026, Dahlia berharap dapat memperoleh pengalaman baru, belajar dari peserta lain, dan terus mengembangkan potensinya.
Ia juga ingin mengajak teman-teman seusianya agar berani mengembangkan bakat dan mengejar cita-cita.
“Menjadi generasi muda yang modern tidak berarti harus meninggalkan budaya sendiri. Kita justru bisa menggunakan kesempatan dan kemampuan yang kita miliki untuk membuat budaya daerah semakin dikenal dan dihargai,” tutupnya.









