KALBARHUB.COM – Komunitas Budaya Tionghoa Pontianak (KBTP) mendapat rekomendasi dari Pemerintah Kota Pontianak untuk melaksanakan rangkaian perayaan Cap Go Meh 2578 atau tahun 2027.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 20 Februari 2027. Puncaknya berupa karnaval naga di sepanjang Jalan Gajah Mada pada 20 Februari mulai pukul 21.00 WIB.

Ketua KBTP, Hendry Pangestu Lim mengatakan, panitia saat ini masih mempersiapkan berbagai kebutuhan, termasuk tata tertib bagi peserta karnaval naga.

“Panitia akan membuka pendaftaran naga setelah tata tertib yang kami susun selesai seluruhnya. Setelah itu, kami akan mengumumkannya kepada para pemain naga,” kata Hendry.

Ia berharap seluruh peserta dapat menaati aturan yang ditetapkan panitia. Terlebih, pelaksanaan Cap Go Meh tahun depan bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Karena itu, panitia akan mengatur waktu kegiatan agar tidak mengganggu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan salat.

“Saya berpesan kepada seluruh pemain naga, setengah jam sebelum waktu azan kegiatan harus dihentikan. Setelah azan selesai, setengah jam kemudian baru kita melanjutkan kegiatan,” ujarnya.

Menurut Hendry, pengaturan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah.

Selain karnaval naga, rangkaian kegiatan juga akan diisi festival kuliner di sepanjang Jalan Diponegoro pada 14 hingga 20 Februari 2027.

Untuk karnaval naga, jumlah peserta sementara diprediksi mencapai sekitar 60 naga. Namun, jumlah tersebut masih dapat berubah setelah proses pendaftaran dibuka.

“Setelah pendaftaran dibuka dan naga-naga sudah mendaftar, jumlahnya akan kami rilis kepada media,” katanya.

Sementara itu, panggung utama panitia KBTP untuk malam Cap Go Meh akan ditempatkan di kawasan Ligo Mitra. Persiapan lokasi juga telah dilakukan bersama pihak pengelola.

Sekretaris KBTP, Adi Sucipto mengatakan, panitia juga menyiapkan sejumlah agenda pendukung. Di antaranya menghias kota dengan lampion dan ketupat serta kegiatan kuliner yang melibatkan pelaku UMKM.

“Seperti biasa, ada beberapa agenda panitia yang tidak terlepas dari rangkaian kegiatan, salah satunya menghias kota,” ujarnya.

Untuk pemasangan lampion dan ketupat, jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 5.000 buah. Ornamen tersebut akan dipasang di sepanjang Jalan Gajah Mada dan beberapa titik lainnya.

Menurut Adi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan masyarakat Pontianak. Apalagi, pelaksanaan Cap Go Meh tahun depan berlangsung bersamaan dengan Ramadan.

“Masyarakat sangat menyambut baik karena toleransi di Pontianak sangat bagus dan tinggi,” katanya.

Selain itu, Imlek 2578 juga bertepatan dengan Tahun Kambing Api dalam kalender dan mitologi Tionghoa. Panitia akan menyiapkan sejumlah inovasi yang berkaitan dengan tema tersebut.

Adi menambahkan, tata tertib dan tim penerima pendaftaran peserta saat ini masih disiapkan. Informasi mengenai pembukaan pendaftaran akan diumumkan melalui media sosial setelah seluruh persiapan rampung.

Penulis: Redaksi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.