KALBARHUB.COM – Kinerja Pemerintah Kota Pontianak dalam pengelolaan layanan publik berbasis elektronik menunjukkan hasil sangat positif. Berdasarkan hasil Pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025, nilai Layanan Publik Berbasis Elektronik Kota Pontianak tercatat mendekati sempurna.

Secara keseluruhan, Indeks SPBE Kota Pontianak berada pada kategori sangat baik. Capaian tersebut ditopang oleh kuatnya kinerja pada Domain Layanan SPBE yang menunjukkan tingkat kematangan layanan digital pemerintah kota. Selain layanan publik, layanan administrasi pemerintahan berbasis elektronik juga mencatat hasil tinggi.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, capaian tersebut merupakan buah dari konsistensi pemerintah kota dalam membangun sistem pelayanan yang sederhana, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

“Pelayanan publik harus terus menyesuaikan kebutuhan warga. Pemanfaatan teknologi ini kami dorong agar pelayanan menjadi lebih cepat, terbuka, dan tidak berbelit,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, hasil penilaian ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk menjaga kualitas layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.

Pada aspek layanan digital, sejumlah indikator mencatat hasil sangat optimal. Layanan Data Terbuka, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), serta layanan akuntabilitas kinerja organisasi menunjukkan tingkat keterbukaan dan transparansi yang kuat dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Kinerja layanan publik sektoral juga menunjukkan hasil konsisten. Layanan publik di berbagai sektor utama dinilai berjalan optimal, sementara layanan pengaduan masyarakat dan layanan kinerja pegawai terus diperkuat untuk mendukung responsivitas pemerintah daerah.

“Nilai ini harus terus dipertahankan. Bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi menjadi bukti bahwa pelayanan publik benar-benar berjalan dengan baik melalui pemanfaatan teknologi,” jelas Edi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, Yusnaldi, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil integrasi sistem, penguatan tata kelola, serta konsistensi pemanfaatan aplikasi layanan di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak.

“Penilaian SPBE melihat kematangan layanan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga pemanfaatannya oleh masyarakat. Kota Pontianak dinilai mampu menghadirkan layanan digital yang stabil, terintegrasi, dan mudah diakses,” ungkapnya.

Ia menambahkan, layanan internal pemerintahan seperti perencanaan, penganggaran, keuangan, pengadaan barang dan jasa, kepegawaian, pengawasan internal, hingga kearsipan dinamis juga menunjukkan kinerja yang solid.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pemerintah Kota Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transformasi digital pemerintahan yang berorientasi pada kualitas layanan dan kebutuhan masyarakat.

“Ini menjadi modal penting untuk menjaga konsistensi layanan sekaligus memperkuat manajemen SPBE agar transformasi digital berjalan berkelanjutan,” pungkas Yusnaldi.

Penulis: Bima Santosa

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.