KALBARHUB.COM – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Mempawah mulai membangun kolaborasi riset dengan UPGRI Pontianak. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat pembangunan daerah berbasis riset dan kebutuhan riil masyarakat.
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Mempawah Surya Riski Fahriza memimpin kunjungan resmi ke Gedung Rektorat UPGRI Pontianak. Kepala LPPM UPGRI Pontianak Basuki Wibowo menerima rombongan dan langsung menggelar diskusi penguatan kerja sama riset daerah.
Surya menegaskan pemerintah daerah membutuhkan dukungan akademisi untuk menyusun kebijakan publik berbasis data.
“Riset dari perguruan tinggi dapat menjadi dasar kebijakan agar program pembangunan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (5/2/2026) kemarin.
Ia menilai UPGRI Pontianak memiliki sumber daya akademik yang mumpuni untuk mendukung riset pembangunan Kabupaten Mempawah, terutama dalam pemetaan potensi daerah, penguatan ekonomi lokal, serta penyelesaian persoalan sosial dan budaya.
Basuki Wibowo menyatakan kampus siap mengarahkan hasil penelitian dosen menjadi solusi konkret untuk pemerintah daerah.
“Kami ingin riset dosen UPGRI Pontianak tidak berhenti sebagai laporan akademik. Hasil penelitian harus bisa diterapkan dalam kebijakan publik dan program pembangunan,” katanya.
Kedua pihak sepakat menindaklanjuti pertemuan ini melalui perjanjian kerja sama teknis. Kolaborasi akan mencakup riset terapan, inovasi daerah, serta pendampingan ilmiah untuk mendukung perencanaan pembangunan Mempawah yang berkelanjutan.









