KALBARHUB.COM – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa terus meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan pelanggan harus menjadi prioritas utama di tengah cakupan layanan PDAM yang kini telah mencapai lebih dari 90 persen.

Hal tersebut disampaikan Edi usai memimpin apel Hari Ulang Tahun ke-51 Perumda Tirta Khatulistiwa, Senin (18/5/2026).

“Di usia ke-51 ini, PDAM harus terus meningkatkan kualitas pelayanan secara profesional. Pelanggan harus menjadi prioritas dalam memberikan kepuasan layanan air bersih,” ujarnya.

Edi menilai tantangan pelayanan air bersih ke depan tidak hanya soal perluasan jaringan, tetapi juga menjaga kualitas distribusi air kepada pelanggan. Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah tingginya tingkat kebocoran air atau non revenue water (NRW).

Saat ini tingkat kebocoran air tercatat berada di angka 28,77 persen. Ia meminta agar angka tersebut dapat terus ditekan melalui perbaikan jaringan distribusi yang sudah tua dan rawan rusak.

“Kebocoran banyak disebabkan jaringan distribusi yang sudah tua. Ini harus diganti secara bertahap supaya pelayanan kepada masyarakat lebih optimal,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan respons terhadap keluhan pelanggan. Menurutnya, pelayanan berbasis digital harus dimanfaatkan secara maksimal agar masyarakat lebih mudah menyampaikan aduan maupun mengakses layanan pembayaran dan informasi pelanggan.

“Inovasi layanan harus terus dilakukan, termasuk pemanfaatan aplikasi digital untuk pengaduan, pembayaran, dan pelayanan pelanggan. Yang penting juga harus cepat merespons keluhan masyarakat,” tegasnya.

Edi turut mengingatkan bahwa kualitas air baku Sungai Kapuas juga menjadi tantangan tersendiri bagi PDAM, terutama terkait ancaman intrusi air laut yang dapat memengaruhi kualitas air bersih.

Karena itu, ia meminta seluruh pegawai bekerja secara profesional, disiplin, transparan, dan tetap menjaga integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Khatulistiwa Pontianak Abdullah mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Menurutnya, salah satu langkah yang telah dilakukan adalah mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nipah Kuning berkapasitas 300 liter per detik sehingga total kapasitas produksi PDAM kini mencapai 2.358 liter per detik.

“Kami terus berupaya menekan tingkat kebocoran air sesuai target tahun ini, yaitu 28,6 persen,” ujarnya.

Dalam rangka HUT ke-51, Perumda Tirta Khatulistiwa juga memberikan diskon 51 persen bagi pelanggan pasif yang ingin mengaktifkan kembali sambungan air. Program tersebut berlaku bagi pelanggan rumah tangga yang telah nonaktif lebih dari empat bulan.

“Program ini berlaku mulai 18 Mei sampai 31 Juli 2026. Mudah-mudahan bisa membantu pelanggan kembali aktif menggunakan layanan PDAM,” pungkasnya.

Penulis: Redaksi Kalbarhub

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.