KALBARHUB.COM – KPPAD Kalimantan Barat mendorong peran sekolah dalam menangkal penyebaran paham radikalisme di lingkungan pendidikan melalui dialog interaktif di Kubu Raya, Senin (27/4/2026) kemarin.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga unsur terkait guna memperkuat kolaborasi dalam pencegahan ekstremisme.
“Kami melihat perlu ada sinergi antarinstansi agar penanganan ini bisa berjalan lebih efektif,” ujar Ketua KPPAD Kalbar, Tumbur Manalu.
Ia menegaskan, sekolah perlu dibekali kemampuan untuk mengenali dan mendeteksi dini potensi penyebaran paham radikalisme di kalangan pelajar.
Selain itu, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab guru bimbingan konseling, tetapi seluruh elemen sekolah melalui pendekatan kolaboratif.
KPPAD Kalbar berharap sinergi lintas sektor dapat memperkuat deteksi dini serta mencegah masuknya paham ekstremisme di lingkungan pendidikan.








