KALBARHUB.COM – Duka menyelimuti Kalimantan Barat setelah helikopter PK-CFX jatuh di wilayah Sekadau. Seluruh penumpang dilaporkan meninggal dunia.

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan langsung belasungkawa saat konferensi pers di RS Bhayangkara Pontianak, Jumat (17/4/2026), bersama Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto.

Kapolda menjelaskan, helikopter tersebut lepas landas dari Melawi pada pukul 07.34 WIB dan dijadwalkan tiba sekitar pukul 08.50 WIB. Namun di tengah perjalanan, heli mengalami lost contact sekitar pukul 09.00 WIB.

“Pada saat perjalanan helikopter mengalami lost contact, kemudian dilakukan pencarian oleh tim gabungan,” ujar Pipit.

Tim SAR bersama TNI dan Polri langsung bergerak melakukan pencarian. Lokasi jatuhnya heli akhirnya ditemukan di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, dengan kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau.

Dari hasil pencarian, seluruh penumpang dinyatakan meninggal dunia. Helikopter tersebut dipiloti Kapten Marindra bersama co-pilot Harun A. Rasid, serta membawa enam penumpang.

Ria Norsan menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan masyarakat Kalbar mengucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban,” ucapnya.

Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, serta meminta kejadian ini diusut secara menyeluruh.

“Saya berharap kejadian ini bisa diinvestigasi secara menyeluruh agar tidak terulang kembali,” tambahnya.

Ria Norsan juga mengapresiasi kerja tim SAR, TNI, Polri, dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.