KALBARHUB.COM – Kepatuhan jemaah haji asal Kalimantan Barat dalam menyelesaikan administrasi keuangan tahun ini patut diacungi jempol. Meskipun waktu pelunasan yang diberikan pemerintah tergolong singkat, jumlah jemaah yang melunasi biaya haji justru melampaui kuota yang tersedia hingga mencapai lebih dari 100 persen, Jumat (27/3/2026).

Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Barat, Kamaludin, mengapresiasi kedisiplinan 2.047 jemaah yang telah merampungkan pembayaran. Padahal, kuota resmi untuk wilayah Kalbar hanya tersedia bagi 1.858 orang, sehingga terdapat kelebihan jemaah yang kini masuk daftar cadangan.

“Jika dilihat dari proses pelunasan ini, jemaah haji di Kalimantan Barat sangat patuh terhadap aturan. Awalnya kita sempat khawatir karena waktu pelunasan cukup singkat,” ujarnya.

Pelunasan dilakukan dalam dua tahap yang berakhir pada Januari lalu, dengan rata-rata nominal yang dibayarkan jemaah sebesar Rp29 juta. Besaran ini melengkapi total biaya haji embarkasi Batam yang mencapai Rp54 juta, menyesuaikan dengan masa tunggu masing-masing jemaah.

Tingginya kesadaran jemaah untuk melunasi biaya tepat waktu menunjukkan kesiapan mental dan finansial masyarakat Kalbar untuk berangkat ke tanah suci. Dari total jemaah yang sudah siap berangkat, sekitar 1.500 orang di antaranya didominasi oleh warga asal Kota Pontianak.

“Ternyata jemaah justru melampaui kuota yang ditetapkan. Bahkan dari kuota yang diberikan, jemaah cadangan saja sudah melunasi sebanyak 204 orang,” tambahnya.

Ratusan jemaah yang masuk kategori cadangan ini tetap akan diprioritaskan untuk keberangkatan pada musim haji tahun 2027 mendatang. Sementara untuk jemaah reguler, jadwal masuk asrama akan dimulai pada 5 Mei 2026 sebelum diterbangkan menuju Arab Saudi.

“Artinya ada 204 jemaah yang sudah melunasi, tetapi masuk sebagai cadangan dan kemungkinan diberangkatkan tahun depan,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.