KALBARHUB.COM – Perayaan Hari Waisak 2570 BE tahun ini diikuti lebih banyak umat dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan jumlah peserta terlihat dalam rangkaian ibadah yang berlangsung di Vihara Vajra Bumi Kertayuga, Kabupaten Kubu Raya.

Biksu Lian Sui memperkirakan jumlah umat yang hadir mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan perayaan Waisak tahun lalu.

Meningkatnya partisipasi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme umat dalam memperingati hari suci umat Buddha.

“Untuk hari ini cukup banyak. Kemungkinan ada peningkatan sekitar 10 hingga 20 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya, pada Minggu, 31 Mei 2026.

Dalam perayaan tahun ini, umat tidak hanya mengikuti ibadah, tetapi juga diajak memahami kembali makna Waisak sebagai momentum memperkuat cinta kasih dan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Biksu Lian Sui, tema Waisak tahun ini menekankan pentingnya Dharma sebagai pedoman hidup serta kebijaksanaan sebagai landasan dalam bertindak.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan tidak hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, umat diajak melakukan introspeksi diri melalui evaluasi terhadap pikiran, ucapan, dan perbuatan yang dilakukan selama ini.

Salah satu tradisi yang turut dilaksanakan dalam perayaan Waisak adalah pemandian rupang Buddha.

Tradisi tersebut memiliki makna simbolis sebagai upaya membersihkan batin dari berbagai sifat negatif seperti keserakahan, kebencian, dan kebodohan batin.

Biksu Lian Sui berharap momentum Waisak dapat mendorong umat menjadi pribadi yang lebih bijaksana serta mampu menumbuhkan rasa cinta kasih kepada sesama.

Ia juga berharap nilai-nilai perdamaian yang diajarkan dalam Waisak dapat membantu menciptakan kehidupan yang lebih harmonis di tengah masyarakat.

Penulis: Danish Imam Fahmi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.