KALBARHUB.COM – Upaya penguatan sektor pariwisata berbasis lokal terus dilakukan dengan mendorong penambang sepit di Sungai Kapuas masuk dalam ekosistem wisata, Senin (13/4/2026).
Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Disporapar Kalbar, Rita Hastarita, menyampaikan bahwa selama ini penambang sepit tidak hanya berperan sebagai transportasi sungai, tetapi juga telah melayani wisatawan.
“Kota Pontianak memiliki destinasi unggulan Sungai Kapuas. Penambang sepit ini tidak hanya sebagai motoris, tetapi juga membawa wisatawan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah akan mengorganisir para penambang dalam kelompok sadar wisata agar lebih tertata.
“Dengan adanya kelompok ini, kami akan melakukan pembinaan dan pendampingan, termasuk edukasi terkait pelayanan, keamanan, dan pengetahuan destinasi wisata,” katanya.
Hal itu disampaikan dalam upaya pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di kawasan Sungai Kapuas.
Selain peningkatan sumber daya manusia, dukungan juga akan diberikan pada aspek sarana dan prasarana, seperti perbaikan tampilan perahu dan peningkatan kualitas layanan.
“Ke depan, kami juga akan membimbing penambang dalam menyusun paket wisata lengkap dengan tarif yang terstandar,” ungkapnya.
Sementara itu, penambang sepit Sandi Fitriansah mengaku telah menjalani profesi tersebut sejak kecil dan merasakan langsung manfaat dari adanya dukungan sektor pariwisata.
“Dengan adanya kolaborasi pariwisata ini, kami sangat bersyukur karena bisa menambah daya tarik wisata di Pontianak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini mayoritas penumpang masih didominasi masyarakat lokal, sementara wisatawan hanya sekitar 25 persen.
“Kebanyakan sekitar 75 persen penumpang itu masyarakat setempat. Wisatawan juga ada dari luar kota bahkan mancanegara,” katanya.
Untuk tarif, penambang telah memiliki kesepakatan bersama, yakni Rp10 ribu per orang untuk rombongan dan sekitar Rp50 ribu untuk perjalanan keliling dengan penumpang terbatas.
Melalui pembinaan yang terarah, diharapkan penambang sepit dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata Sungai Kapuas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.









