KALBARHUB.COM – Sebanyak 49 kepala keluarga atau sekitar 208 warga di Dusun Sidomulyo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, mendapat bantuan air bersih di tengah kondisi kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Distribusi air bersih dilakukan DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Ummat sebagai respons terhadap kesulitan warga memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dari 208 warga penerima bantuan tersebut, 67 di antaranya merupakan anak-anak dan 15 lainnya lansia. Kondisi kekeringan yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir membuat keterbatasan sumber air bersih semakin dirasakan masyarakat.

Direktur Eksekutif Dompet Ummat, Nurhayati, mengatakan bantuan disalurkan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat mengenai kesulitan mendapatkan air bersih.

“Ketika ada beberapa perwakilan masyarakat yang menyampaikan kebutuhan air bersih karena mengalami kekeringan, tentu ini menjadi perhatian bagi kami. Air adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda,” ujar Nurhayati.

Menurutnya, penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, terutama kebutuhan rumah tangga.

“Kami berharap air yang disalurkan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, terutama untuk kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Kekeringan yang terjadi juga berdampak pada kebutuhan sanitasi masyarakat. Warga melaporkan kesulitan memperoleh air untuk keperluan sanitasi hingga buang air besar. Sejumlah keluhan kesehatan seperti sakit mata dan demam juga dirasakan masyarakat.

Kondisi tersebut semakin berat karena wilayah permukiman warga berada tidak jauh dari lokasi karhutla.

Salah seorang warga, Elipriyanto, mengapresiasi bantuan air bersih yang diberikan. Menurutnya, warga antusias memanfaatkan bantuan tersebut, bahkan hingga malam hari.

“Kami berterima kasih kepada DMC Dompet Dhuafa dan Dompet Ummat yang sudah membantu menyediakan air bersih untuk warga. Bahkan sampai larut malam warga antusias mengambil air,” ujarnya.

Warga lainnya, Sri Mawarni, mengatakan masyarakat telah mengalami kekeringan selama sekitar dua bulan. Selama periode tersebut, sebagian warga terpaksa mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah sekitar dua bulan mengalami kekeringan. Biasanya untuk minum kami menggunakan air hujan, tetapi kualitas air hujannya juga kurang baik. Kami hanya menantikan hujan,” tuturnya.

Nurhayati mengatakan distribusi air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DMC Dompet Dhuafa, para donatur, dan masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran bantuan kepada Dompet Ummat.

“Kami berterima kasih kepada DMC Dompet Dhuafa, para donatur, dan masyarakat yang terus mempercayakan amanahnya kepada Dompet Ummat. Insyaallah, setiap kepedulian yang diberikan akan kami upayakan agar manfaatnya sampai kepada mereka yang membutuhkan,” katanya.

Bantuan air bersih diharapkan dapat meringankan beban warga Dusun Sidomulyo yang menghadapi keterbatasan air bersih selama musim kemarau, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi karhutla yang terjadi di wilayah Kubu Raya.

Penulis: Redaksi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.