KALBARHUB.COM – Menjaga mutu beras hingga sampai ke tangan masyarakat menjadi perhatian utama dalam penyaluran komoditas, terutama pada tahap penyimpanan oleh mitra dan jaringan distribusi.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Kalbar Rasiwan menegaskan, kualitas beras tidak hanya dijaga di gudang, tetapi juga sangat bergantung pada penanganan di tingkat mitra penyalur.
“Kami mengimbau seluruh mitra dan jaringan penyalur agar menjaga mutu beras, terutama dalam penyimpanan. Hindari paparan sinar matahari langsung dan pastikan kondisi penyimpanan sesuai standar,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Ia menjelaskan, pengawasan internal Bulog dilakukan sebelum beras keluar dari gudang melalui proses analisis dan pemeriksaan oleh petugas untuk memastikan kualitas sesuai standar dan layak konsumsi.
“Seluruh beras sudah melalui proses sortir dan pengemasan sesuai standar sebelum disalurkan,” katanya.
Menurutnya, pihaknya juga memiliki tim khusus yang memantau pelaksanaan SPHP, baik melalui jaringan mitra maupun langsung ke gudang Bulog, guna memastikan mutu tetap terjaga di setiap rantai distribusi.
“Kami siap menukar atau mengganti beras yang kualitasnya tidak sesuai,” tegasnya.
Ia menambahkan, peran mitra sangat menentukan karena penyimpanan yang tidak sesuai standar dapat memengaruhi kondisi beras meskipun kualitas awalnya baik.
“Jika masyarakat menemukan beras dengan kualitas kurang baik, beras tersebut dapat ditukar melalui jaringan mitra, RTK, atau toko terdekat karena telah tersedia kontak pengaduan,” jelasnya.
Terkait kemungkinan adanya oknum yang melakukan penyimpangan, ia menyebut hal tersebut menjadi ranah aparat penegak hukum.
“Prinsip kami, seluruh komoditas yang keluar dari Bulog harus memenuhi standar kualitas dan dievaluasi secara rutin,” pungkasnya.










