KALBARHUB.COM – Kegiatan parade naga di Kota Pontianak tahun ini mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan. Selain jumlah peserta yang besar, pelaksanaan kegiatan juga berlangsung berdekatan dengan waktu ibadah Ramadan, yakni setelah salat tarawih hingga menjelang sahur.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menegaskan pentingnya pengaturan yang matang agar kemeriahan budaya tetap berjalan tanpa mengganggu masyarakat yang sedang beribadah.
“Kita ingin kegiatan budaya tetap meriah, tetapi jangan sampai mengganggu saudara-saudara kita yang sedang beribadah. Semua harus saling menghormati,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Parade yang diikuti sekitar 48 hingga 49 grup naga berpotensi berlangsung hingga pagi hari jika tidak dikendalikan dengan baik. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kenyamanan warga, khususnya umat Muslim yang menjalankan ibadah malam dan persiapan sahur.
Menurutnya, waktu pelaksanaan menjelang sahur dipilih karena anak-anak muda biasanya mulai beraktivitas pada jam tersebut. Namun, aparat juga mengantisipasi potensi gangguan seperti aksi “perang sarung” yang kerap muncul pada waktu yang sama.
“Kami juga mengingatkan potensi perang sarung menjelang sahur. Kalau tidak diantisipasi, hal seperti ini bisa memicu gesekan,” tegasnya.
Polresta Pontianak bersama Kodim menyiapkan langkah pengamanan terpadu. Rapat koordinasi pengamanan dijadwalkan berlangsung sekitar 12 Februari di tingkat kota maupun Polda guna memetakan potensi kerawanan.
Kapolresta menekankan bahwa aparat siap mengamankan kegiatan, tetapi peserta dan masyarakat juga wajib mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan.
“Kami siap mengamankan, tetapi yang diamankan juga harus membantu kami dengan mematuhi aturan. Pendekatan komunikasi lebih efektif, terutama kepada kalangan muda,” katanya.
Ia berharap parade naga tetap menjadi ajang budaya yang mempererat kebersamaan warga serta memperkuat toleransi di Kota Pontianak.
“Pontianak ini kota yang masyarakatnya hidup berdampingan. Budaya jalan, ibadah juga tetap khusyuk, dan keamanan harus kita jaga bersama,” pungkasnya.









