KALBARHUB.COM – Kota Pontianak menambah daftar kekayaan budayanya setelah Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan, Rabu (28/1/2026).
Penyerahan sertifikat dilakukan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan di Halaman Kantor Gubernur dan disaksikan jajaran pemerintah daerah, tokoh budaya, serta masyarakat. Keputusan pengakuan tersebut ditandatangani Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Dr. Fadli Zon pada 15 Desember 2025.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menyatakan, pengakuan ini menjadi bentuk pengakuan negara terhadap tradisi lokal yang telah diwariskan turun-temurun dan menegaskan tanggung jawab bersama untuk melestarikannya.
“Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama bagi Pemerintah Kota Pontianak dan masyarakat untuk memastikan Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar tetap hidup dan dikenal generasi mendatang,” kata Amirullah.
Ia menambahkan, Kue Batang Burok tidak hanya memiliki nilai kuliner, tetapi juga sarat makna budaya dalam tradisi Melayu Pontianak. Sementara itu, Tari Timang Banjar mencerminkan identitas budaya Banjar yang telah lama berkembang di Kota Pontianak.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Sri Sujiarti menekankan bahwa pengakuan sebagai WBTb Indonesia menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya lokal melalui pendidikan, promosi budaya, dan pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.
“Kami akan mendorong agar warisan budaya ini dikenalkan sejak dini kepada anak-anak melalui muatan lokal di sekolah maupun kegiatan ekstrakurikuler dan pertunjukan seni budaya,” ujar Sri Sujiarti.
Status WBTb Indonesia diharapkan meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap budaya daerahnya sekaligus membuka peluang promosi lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Budaya perlu dikembangkan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai aslinya,” pungkasnya.
Dengan penetapan ini, Kota Pontianak kembali menegaskan posisinya sebagai daerah kaya ragam budaya dan tradisi bernilai tinggi bagi Indonesia.









