KALBARHUB.COM – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan humanis melalui program TANJAK (Tanpa Beranjak). Layanan jemput bola tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Kharitas Bhakti Pontianak, Minggu (31/5/2026), untuk melayani proses pengambilan foto dan biometrik paspor seorang pasien balita berinisial JBS (2 tahun) yang sedang menjalani perawatan.
Petugas Imigrasi Pontianak mendatangi rumah sakit dengan membawa peralatan biometrik guna memastikan seluruh tahapan permohonan paspor tetap dapat dilakukan sesuai prosedur meski pemohon tidak dapat hadir langsung ke kantor imigrasi.
Kepala Kantor Imigrasi Pontianak, Sam Fernando, mengatakan layanan TANJAK merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Layanan TANJAK ini merupakan bentuk nyata kehadiran Imigrasi dalam memberikan kemudahan kepada pemohon yang sedang sakit dan tidak dapat datang ke kantor untuk melakukan proses foto dan biometrik. Meskipun dilaksanakan pada hari libur, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik agar hak masyarakat untuk memperoleh dokumen perjalanan tetap dapat terpenuhi,” ujarnya.
Menurut Sam, program TANJAK menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan kondisi kesehatan maupun mobilitas sehingga tidak memungkinkan datang langsung ke kantor imigrasi.
Melalui layanan tersebut, Kantor Imigrasi Pontianak berupaya memastikan seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan keimigrasian secara setara tanpa terkendala kondisi fisik maupun kesehatan.
“Melalui layanan TANJAK, kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang adaptif, responsif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya pemohon yang memiliki keterbatasan kondisi kesehatan atau mobilitas,” katanya.
Program TANJAK juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang mengedepankan profesionalisme, kepedulian, serta kemudahan akses bagi masyarakat.
Dengan adanya layanan jemput bola tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari pelayanan keimigrasian yang semakin dekat, cepat, dan humanis.








