KALBARHUB.COM – Pemerintah Kota Pontianak memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui monitoring dan evaluasi serta percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, Kamis (30/4/2026).

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan evaluasi dilakukan untuk melihat capaian sekaligus mengidentifikasi potensi dan kendala pendapatan.

“Kita evaluasi capaian PAD sekaligus percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menyebut realisasi PAD tahun 2025 mencapai 103,15 persen dari target Rp782,95 miliar, dengan pajak daerah menjadi kontributor utama.

“Realisasi PAD kita melampaui target, ini harus terus kita kejar,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menekankan pentingnya percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan layanan.

“Perluasan kanal pembayaran digital seperti QRIS dan nontunai lainnya harus terus didorong,” terangnya.

Penulis: Redaksi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.