KALBARHUB.COM – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan kerap berangkat kerja menggunakan sepeda motor dari kediamannya menuju Kantor Gubernur Kalbar. Ia juga menggunakan kendaraan roda dua saat menghadiri sejumlah agenda resmi.

Pantauan di lapangan, Krisantus terlihat datang dan pulang dengan sepeda motor, termasuk ketika menghadiri kegiatan di Hotel Orchardz Pontianak. Dalam setiap aktivitas, ia tetap didampingi ajudan dan petugas protokol.

Menanggapi sorotan publik, Krisantus menegaskan kebiasaannya tersebut bukan bentuk pencitraan. Ia menyebut pilihan itu lahir dari prinsip hidup yang sudah lama ia pegang.

“Kalau dulu hidup pakai sandal, jangan pernah lupa pakai sandal. Jangan karena sudah pakai sepatu lalu lupa sama sandal. Saya lahir dari keluarga sederhana. Dulu ke mana-mana jalan kaki, dan sudah bersyukur kalau bisa pakai motor. Jabatan tidak mengubah hidup saya,” ujarnya, Jum’at (13/2/2026).

Ia mengaku membaca sejumlah komentar yang menilai kebiasaannya sebagai pencitraan. Namun ia menilai anggapan itu tidak tepat.

“Ada yang bilang ini pencitraan. Memangnya pejabat tidak boleh naik motor? Kalau ada yang berkomentar begitu, silakan datang ke Kantor Gubernur. Kita berdiskusi. Saya ingin belajar seperti apa hidup yang benar itu,” katanya.

Krisantus menilai penggunaan sepeda motor atau sepeda bukan hal luar biasa bagi pejabat publik. Ia ingin menunjukkan bahwa pejabat pemerintah harus tetap sederhana dan dekat dengan masyarakat.

“Masak tidak boleh pakai motor atau sepeda? Ini bukan hal yang luar biasa. Saya ingin pejabat itu biasa-biasa saja,” tegasnya.

Menurutnya, jabatan adalah amanah. Pejabat tidak boleh berjarak dari kehidupan rakyat sehari-hari.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.