KALBARHUB.COM – Sebanyak 82 peserta mengikuti Lomba Lukis dalam rangkaian Festival Rentak Kapuas 2026 di UPT Taman Budaya Kalimantan Barat, kawasan Rumah Radakng. Ajang ini menjadi wadah bagi anak-anak, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan kreativitas seni rupa.
Lomba tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni SD–SMP dengan 42 peserta serta SMA, mahasiswa, dan umum yang diikuti 40 peserta. Selama perlombaan berlangsung, panggung ekspresi dan area pamer dipenuhi peserta yang menuangkan gagasan mereka melalui beragam karya di atas kanvas.
Kepala UPT Taman Budaya Kalimantan Barat, Gabriel Manuel, M.Sn., mengatakan lomba lukis ini digelar untuk menyediakan ruang bagi para perupa muda dalam mengasah kemampuan dan mengekspresikan gagasan visual.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat mengembangkan potensi serta semakin percaya diri dalam berkarya.
Di sisi lain, dewan juri memberikan sejumlah catatan sebagai bahan evaluasi untuk mendorong perkembangan kreativitas peserta, khususnya pada kategori anak-anak.
Salah satu juri kategori anak, Puji Rahayu, S.Sn., menilai secara umum karya peserta sudah cukup baik. Namun, ia melihat penggunaan media dan teknik melukis masih perlu dieksplorasi lebih jauh.
“Hasil karya anak-anak relatif bagus. Tapi kalau melihat keseluruhan, anak-anak masih belum berani memakai cat murni. Ada yang finishing-nya memakai acrylic marker, krayon, dan lain-lain. Meskipun medianya boleh campur, unsur cat dan penggunaan kuasnya tetap lebih diutamakan,” jelas Puji saat mengevaluasi hasil karya peserta.
Selain teknik dan penggunaan media, Puji juga menyoroti cara peserta menerjemahkan tema ke dalam karya. Menurutnya, sebagian anak masih cenderung memilih gagasan yang aman dan belum banyak mengeksplorasi sudut pandang berbeda.
“Untuk tema semua bisa masuk kategori, tapi untuk ide anak-anak masih berada pada zona nyaman bagus saja. Harapannya ke depan anak-anak lebih cerdas memahami tema dan menemukan sudut pandang yang menarik untuk dijadikan ide karya,” ujarnya.
Catatan tersebut diharapkan menjadi masukan bagi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan teknis sekaligus memperkaya ide dan perspektif dalam berkarya.
Melalui Lomba Lukis Festival Rentak Kapuas 2026, UPT Taman Budaya Kalimantan Barat mendorong tumbuhnya kreativitas dan potensi seni rupa lintas generasi, sekaligus memberikan ruang bagi seniman muda untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada masyarakat.









