KALBARHUB.COM – Dini Alfianita mengungkapkan rasa syukur setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak.
Kepastian status kerja tersebut ia peroleh setelah tiga tahun mengabdi sebagai bidan di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.
Dini mengaku lega dan bersyukur karena penantian panjangnya akhirnya terjawab.
“Alhamdulillah, setelah menunggu cukup lama, akhirnya saya mendapatkan kepastian status kerja. Ini menjadi semangat baru bagi saya untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya usai menerima SK di halaman BKPSDM Kota Pontianak, Jumat (2/1/2026).
Ia menilai pengangkatan sebagai P3K Paruh Waktu merupakan kesempatan berharga sekaligus bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah dijalani selama ini di bidang pelayanan kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 86 pegawai menerima SK P3K Paruh Waktu. Mereka terdiri atas 60 tenaga teknis, tujuh tenaga pendidik, dan 19 tenaga kesehatan yang akan memperkuat pelayanan Pemerintah Kota Pontianak kepada masyarakat.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa para penerima SK diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa penerbitan SK P3K Paruh Waktu merupakan bagian dari amanat undang-undang sekaligus upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
“Pertumbuhan Kota Pontianak dari tahun ke tahun cukup pesat. Jumlah penduduk terus bertambah, sementara ketersediaan lahan terbatas. Ini menjadi tantangan yang harus dijawab dengan pelayanan publik yang semakin profesional,” kata Edi.
Menurutnya, sebagai ibu kota provinsi, Pontianak memiliki peran strategis sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan. Kondisi tersebut membawa dampak positif, namun juga memunculkan berbagai persoalan yang perlu dihadapi bersama.
Edi menekankan bahwa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Pontianak tidak hanya melayani masyarakat lokal, tetapi juga warga dari luar daerah yang datang berkunjung. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ASN untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan sigap dalam memberikan pelayanan di lapangan.
Ia juga menegaskan pentingnya respons cepat dalam melayani masyarakat.
“Selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jangan ragu mengambil keputusan di lapangan demi kepentingan pelayanan publik,” pungkasnya.










