KALBARHUB.COM – Perencanaan pembangunan daerah diminta tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, Kamis (9/4/2026).

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan hal tersebut saat menghadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Sintang Tahun 2027.

“Saya berharap Musrenbang ini dapat menghasilkan usulan kebijakan pembangunan yang benar-benar menyentuh hajat hidup orang banyak, terutama infrastruktur yang menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar perencanaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjawab persoalan riil di lapangan, khususnya konektivitas antarwilayah.

Krisantus juga memastikan pemerintah provinsi tetap berkomitmen melanjutkan perbaikan jalan dan jembatan secara bertahap meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal.

“Mengenai jalan yang menjadi kewenangan provinsi, penanganan akan terus dilakukan secara kontinu. Pelan namun pasti, setidak-tidaknya fungsional, dengan menyesuaikan kondisi fiskal pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran perangkat teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Bappeda dalam Musrenbang bertujuan untuk memastikan sinkronisasi program berjalan optimal.

Sementara itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan daerahnya masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama pada sektor infrastruktur dan layanan dasar.

“Kondisi jalan mantap baru mencapai 13,13 persen, akses air bersih 54,2 persen, sanitasi layak 70,1 persen, serta IPM yang masih perlu ditingkatkan,” ungkapnya.

Ia berharap hasil Musrenbang mampu menghasilkan program yang lebih fokus dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Perencanaan ini harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Sintang,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.