KALBARHUB.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Pontianak terus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat literasi dan pembelajaran masyarakat melalui pengembangan koleksi, peningkatan layanan, serta pemanfaatan teknologi.
Kepala Disperpusip Kota Pontianak, Sri Sujiarti, mengatakan pengembangan perpustakaan diarahkan untuk meningkatkan literasi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas tata kelola arsip. Upaya tersebut sejalan dengan tujuan Disperpusip dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Pada 2026, Perpustakaan Umum Kota Pontianak memiliki 28.026 judul dengan total 54.266 eksemplar koleksi, yang didukung 35 tenaga perpustakaan.
Menurut Sri, perpustakaan kini tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Layanan tersebut meliputi keanggotaan, baca di tempat, sirkulasi, referensi, penelusuran informasi, pelayanan anak, kelompok rentan, bimbingan pemustaka, multimedia, literasi informasi, hingga silang layanan.
Dari sisi pemanfaatan koleksi, tercatat 47.682 eksemplar atau sekitar 88 persen dari total koleksi telah didayagunakan sepanjang Juni 2025 hingga Mei 2026. Pemanfaatan tersebut terdiri atas peminjaman karya cetak sebanyak 16.166 eksemplar, peminjaman e-book 17.342 eksemplar, dan membaca di tempat sebanyak 14.174 eksemplar.
Peningkatan pemanfaatan layanan juga terlihat dari jumlah kunjungan masyarakat. Dalam periode yang sama, perpustakaan mencatat 41.144 kunjungan secara luring dan 3.774.150 kunjungan secara daring. Jika diakumulasikan selama tiga tahun terakhir, total kunjungan luring dan daring mencapai 4.887.773 kunjungan.
Sri menyebut, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu strategi penting untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan. Selain layanan konvensional, Disperpusip mengembangkan berbagai inovasi, antara lain Perpus Goes to School, BOBO+, ANAKKU DISAPA, PerpuskitE, PISA, BEKEMAS, dan BERABES, serta beragam kegiatan literasi dan promosi perpustakaan.
Koleksi Terus Bertambah
Pengembangan koleksi juga terus dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pemustaka. Data 2026 menunjukkan jumlah koleksi cetak dan elektronik mencapai 27.155 judul, meningkat dibandingkan 25.065 judul pada 2024 dan 26.587 judul pada 2025.
Dalam tiga tahun terakhir, terdapat penambahan sebanyak 3.771 koleksi atau rata-rata peningkatan sekitar 13 persen.
Untuk memperluas akses masyarakat, Perpustakaan Umum Kota Pontianak juga menyediakan berbagai sarana dan prasarana pada gedung layanan seluas 2.100 meter persegi.
Fasilitas tersebut meliputi ruang baca umum dan anak, area baca lansia dan disabilitas, ruang referensi, ruang TIK, ruang koleksi langka dan deposit, studio, teras baca, ruang diskusi, ruang serbaguna, hingga ruang pengolahan.
Perkuat Kolaborasi
Sri menambahkan, penguatan layanan perpustakaan juga dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, perguruan tinggi, media, penerbit, komunitas hingga lembaga lainnya.
Kolaborasi tersebut turut mendukung penambahan koleksi, pengembangan layanan, penyediaan sarana dan prasarana, serta pelaksanaan berbagai kegiatan literasi bagi masyarakat.
Berbagai upaya tersebut juga menghasilkan sejumlah penghargaan, di antaranya predikat terbaik Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) pada 2023 dan 2024, penghargaan inovasi dan kreasi, penghargaan inovasi promosi layanan, serta penghargaan Terbaik Kompetisi Inovasi 2025 melalui inovasi ANAKKU DISAPA.
Perpustakaan juga meraih penghargaan dalam kompetisi inovasi melalui PerpuskitE dan BOBO+, serta berbagai penghargaan dan pencapaian lainnya.
Sri menegaskan, seluruh pengembangan tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang terbuka, inklusif, dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan dukungan fasilitas, koleksi, sumber daya manusia, inovasi, serta kolaborasi, perpustakaan diharapkan semakin berperan dalam membangun budaya literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Pontianak,” pungkasnya.









