KALBARHUB.COM – Kerukunan umat beragama dan sinergi lintas sektor ditegaskan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Kota Pontianak. Nilai tersebut dinilai semakin relevan di tengah keberagaman masyarakat yang terus berkembang.
Penegasan itu mengemuka dalam apel peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Halaman MTs Negeri 2 Pontianak, Sabtu (3/1/2026).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama selama ini telah memberikan kontribusi positif dalam menciptakan suasana kota yang kondusif.
“Kerukunan dan sinergi harus terus dijaga sebagai modal utama pembangunan,” ujarnya.
Ia menilai tema HAB ke-80 Tahun 2026, ‘Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju’, sejalan dengan kondisi Pontianak yang memiliki tingkat keberagaman tinggi. Dengan jumlah penduduk yang mendekati 700 ribu jiwa, perbedaan latar belakang agama, budaya, dan sosial perlu dirawat sebagai kekuatan bersama.
Menurutnya, kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mampu mendorong kolaborasi produktif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selaras dengan visi Pontianak Maju, Sejahtera, dan Berwawasan Lingkungan yang Humanis, peran Kementerian Agama dinilai semakin strategis dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat pendidikan keagamaan, serta memastikan agama hadir sebagai solusi atas persoalan masyarakat.
“Setiap kebijakan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar bersifat administratif,” tutupnya.









