KALBARHUB.COM – Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada proses belajar, tetapi juga ditopang fasilitas yang layak dan pemenuhan gizi siswa, Kamis (9/4/2026).
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyoroti kondisi tersebut saat meninjau SMA Negeri 1 Ketapang.
“Kondisi fisik sekolah ini sudah memprihatinkan dan perlu segera direnovasi,” ujarnya.
Ia menyebut pemerintah provinsi akan melakukan penataan ulang bangunan agar lebih representatif dan nyaman bagi siswa.
Selain infrastruktur, perhatian juga diberikan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai penting untuk mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar.
“Kalau dapur tidak memenuhi standar, seperti tidak ada IPAL atau air bersih, lebih baik ditutup. Kita tidak ingin ada kasus keracunan makanan,” tegasnya.
Menurutnya, standar dapur harus dipenuhi, termasuk ketersediaan ahli gizi dan fasilitas pendukung lainnya.
Pemerintah provinsi juga memastikan upaya perbaikan tidak hanya dilakukan di satu daerah, tetapi merata di seluruh Kalimantan Barat.
“Perbaikan sekolah akan terus kita lakukan, karena ini bagian dari peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia menegaskan, sinergi antara fasilitas pendidikan dan gizi siswa menjadi kunci dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.
“Kalau anak sehat dan fasilitasnya baik, tentu kualitas belajarnya juga akan meningkat,” pungkasnya.









