KALBARHUB.COM – Perum DAMRI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek operasional dan keselamatan menyusul kecelakaan bus pada rute Sintang–Pontianak, Minggu (5/4/2026).

Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

General Manager DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu hasil investigasi resmi dari pihak berwenang.

“Penyebab kejadian masih dalam proses investigasi. Kami mendukung penuh agar hasilnya transparan dan jelas,” ujarnya.

Selain evaluasi internal, DAMRI juga memastikan penanganan korban menjadi prioritas utama. Seluruh penumpang yang terdampak telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Dalam insiden tersebut, satu orang penumpang dilaporkan meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan beberapa lainnya masih menjalani perawatan intensif.

DAMRI juga telah melakukan berbagai langkah penanganan di lapangan, termasuk evakuasi korban serta koordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit.

Perusahaan turut memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga sebagai bentuk tanggung jawab.

Ahmad Bukhari menegaskan, keselamatan dan keamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap layanan.

Melalui evaluasi yang dilakukan, DAMRI berupaya meningkatkan standar operasional guna memastikan layanan transportasi yang lebih aman bagi masyarakat.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.