KALBARHUB.COM – Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Pontianak diharapkan berlangsung sederhana, khidmat, dan tetap bermakna. Masyarakat juga diajak menjaga silaturahmi serta merawat toleransi antarumat beragama.
Ketua Panitia Cap Go Meh Kota Pontianak Hendry Pangestu Lim mengajak warga menjadikan momen hari besar keagamaan sebagai ruang mempererat kebersamaan. Ia menilai Pontianak memiliki tradisi hidup rukun yang harus terus dijaga.
“Saya mengimbau masyarakat yang merayakan Imlek dan Cap Go Meh agar merayakannya secara sederhana namun tetap bermakna,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Ia menekankan pentingnya hubungan baik antarwarga. Menurutnya, toleransi bukan hanya sikap, tetapi budaya yang sudah tumbuh di tengah masyarakat Pontianak.
“Silaturahmi antarwarga harus terus dijaga. Toleransi antarumat beragama juga perlu kita rawat dan pelihara,” katanya.
Hendry juga mengajak masyarakat berbaur dalam berbagai perayaan besar keagamaan. Cap Go Meh dan Idulfitri, menurutnya, bisa menjadi momen kebersamaan lintas umat.
“Mari bersama-sama berbaur menjadi satu, baik dalam perayaan Cap Go Meh maupun Idulfitri. Dua momen besar ini sebaiknya kita semarakkan bersama-sama,” tambahnya.
Ia berharap seluruh rangkaian perayaan berjalan aman dan penuh makna. Pontianak, lanjutnya, dikenal sebagai kota yang ramah dan nyaman untuk dikunjungi.
“Saya yakin masyarakat Pontianak memiliki toleransi yang tinggi, dan Pontianak adalah kota yang aman untuk dikunjungi,” tutupnya.









