KALBARHUB.COM – Pembinaan atlet berjenjang dan peningkatan prestasi menuju agenda olahraga nasional menjadi fokus utama kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat masa bakti 2025–2029 yang dikukuhkan di Pontianak, Rabu (28/1/2026) kemarin.
Kepengurusan KONI Kalbar dipimpin Daud Yordan dan dilantik Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dalam kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda serta perwakilan KONI kabupaten/kota.
Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan pembinaan atlet harus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan agar potensi olahraga daerah dapat berkembang menjadi prestasi.
“Pembinaan atlet harus berjalan berjenjang dan terukur. Menghadapi agenda seperti PON, sinergi semua pihak menjadi kunci,” kata Ria Norsan.
Menurutnya, pemerintah daerah memandang KONI sebagai mitra strategis dalam pembangunan olahraga, termasuk dalam penguatan pelatih, pembinaan usia dini, serta peningkatan kesejahteraan insan olahraga.
“Dukungan pendanaan akan kami siapkan, tetapi harus diiringi hasil terbaik bagi masyarakat Kalbar,” ujarnya.
Pada PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, kontingen Kalbar meraih 4 emas, 7 perak, dan 19 perunggu. Capaian tersebut dinilai menjadi dasar untuk meningkatkan target prestasi pada ajang nasional berikutnya.
Ketua KONI Kalbar Daud Yordan menyatakan pihaknya akan membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan olahraga di daerah.
“KONI Kalbar harus berjalan bersama semua stakeholder agar prestasi terus meningkat,” ucap Daud.
Ke depan, penguatan sarana prasarana latihan, sistem pembinaan jangka panjang, serta konsolidasi organisasi cabang olahraga menjadi agenda prioritas kepengurusan baru.








