KALBARHUB.COM – Bonus demografi yang sedang berlangsung menempatkan mahasiswa sebagai salah satu penentu arah pembangunan daerah. Di Kota Pontianak, sekitar 43 ribu mahasiswa menjadi modal strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Mahasiswa di Pontianak berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat hingga luar provinsi. Kondisi ini menjadikan Pontianak sebagai simpul pengembangan SDM sekaligus ruang lahirnya gagasan, kepemimpinan, dan inovasi generasi muda.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai bonus demografi harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia agar tidak berubah menjadi beban sosial dan ekonomi.

“Mahasiswa harus menjadi motor perubahan dan bagian dari solusi pembangunan,” ujarnya.

Selain kesiapan SDM, stabilitas ekonomi daerah juga menjadi faktor penentu. Pemerintah Kota Pontianak terus menjaga keseimbangan inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga tanpa menekan sektor produksi dan pendapatan petani.

Pada periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Bahasan, arah pembangunan kota difokuskan pada terwujudnya Pontianak yang maju dan sejahtera dengan lingkungan serta infrastruktur yang humanis dan berkelanjutan.

Karakter geografis Pontianak yang berada di garis khatulistiwa dan di tepian Sungai Kapuas menuntut kebijakan yang adaptif terhadap perubahan iklim, baik pada musim hujan maupun kemarau.

Regenerasi organisasi mahasiswa diharapkan melahirkan kepemimpinan progresif yang mampu merespons tantangan global sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan Kota Pontianak ke depan.

Penulis: Bima Santosa

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.