KALBARHUB.COM – Masyarakat diminta berhati-hati terhadap beredarnya proposal kegiatan meriam karbit yang diduga palsu. Modusnya menggunakan nama wilayah dan stempel instansi yang tidak sesuai.

Seperti pada proposal meriam di atas. Dimana pada bagian sampul proposal tertulis kegiatan berasal dari Tambelan Sampit di wilayah Kecamatan Pontianak Timur. Namun di dalam dokumen justru tercantum cap dari Kecamatan Pontianak Utara serta Kelurahan Tanjung Hilir.

Maulid, salah satu pemain dari kelompok meriam karbit di Tambelan Sampit, mengaku tidak mengetahui secara pasti pemilik foto yang terlampir dalam proposal tersebut. Namun ia memastikan lokasi pada foto memang berada di tempat mereka.

“Lokasinya memang di tempat kami, tapi nama kelompok yang tercantum tidak sesuai. Tambelan Sampit memang kelurahan tempat kami berdomisili. Ini tentu merugikan kami,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menegaskan kelompoknya tidak pernah menjalankan proposal di luar wilayah tempat tinggal, kecuali kepada pihak yang sudah dikenal. Mereka juga tidak pernah mendatangi rumah-rumah warga yang jauh dari domisili untuk mengedarkan proposal.

Ketidaksesuaian identitas wilayah dan stempel tersebut patut dicurigai. Warga, donatur, dan pihak perusahaan diminta memeriksa legalitas proposal secara teliti, termasuk kesesuaian alamat, tanda tangan, serta cap resmi sebelum memberikan bantuan dana.

Jika menemukan kejanggalan, masyarakat dapat mengonfirmasi langsung ke kantor kelurahan atau kecamatan terkait agar tidak menjadi korban penipuan.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.