KALBARHUB.COM – Pelatih Pangsuma FC, Wahyu Kocoy, menilai pertandingan melawan Unggul FC berlangsung ketat dan sulit diprediksi. Ia menyebut lawan tampil dengan persiapan matang, termasuk menghadirkan taktik baru yang membuat timnya harus cepat beradaptasi, Kamis (12/2/2026).
Wahyu mengatakan Unggul melakukan banyak perubahan dibanding pertemuan pada putaran pertama. Dari sisi pertahanan, serangan, hingga transisi permainan, seluruhnya dipersiapkan dengan detail.
“Pertandingan hari ini benar-benar luar biasa. Unggul sudah mempersiapkan segalanya dengan sangat matang untuk melawan kami. Setelah pertemuan terakhir di putaran pertama, ternyata mereka menyiapkan taktik baru,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan skema power play oleh Unggul membuat Pangsuma FC harus cepat menyesuaikan pola permainan. Situasi tersebut membuat laga berjalan dalam tensi tinggi dan sulit ditebak.
Apalagi, Pangsuma FC harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah. Kondisi itu membuat tim bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.
“Ditambah lagi dua pemain kami mendapatkan kartu merah. Dari sisi jumlah pemain tentu kami dirugikan. Namun bagaimana pun caranya kami harus bisa bangkit dari situasi tersebut,” tegasnya.
Wahyu menyebut absennya Felipe dan Bagas menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, ia memastikan pemain pengganti siap mengisi kekosongan tersebut.
“Kami kehilangan dua pemain, Felipe dan Bagas, tetapi masih ada pemain pengganti yang siap tampil. Mudah-mudahan mereka bisa cepat beradaptasi,” katanya.
Menghadapi semifinal, Pangsuma FC hanya memiliki waktu persiapan satu hari. Fokus utama tim saat ini adalah menjaga kondisi fisik pemain.
“Kami hanya punya waktu satu hari untuk persiapan. Yang terpenting adalah menjaga kebugaran pemain untuk laga hari Sabtu,” jelas Wahyu.
Pada semifinal nanti, Pangsuma FC akan menghadapi BTS yang diperkuat enam pemain tim nasional. Sementara Pangsuma hanya memiliki dua pemain tim nasional yang sebelumnya tampil di Piala Asia.
Namun Wahyu menegaskan timnya tidak gentar menghadapi lawan dengan nama besar.
“Kami tidak takut dengan nama besar mereka. Yang terpenting adalah bagaimana kami mempersiapkan diri dan menghadapi BTS di babak semifinal nanti,” pungkasnya.










