KALBARHUB.COM – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memberikan kultum saat Subuh berjamaah di Masjid Al-Mu’awwanah, Rabu (25/2/2026).
Dalam tausiyahnya, ia mengajak jemaah menjadikan Ramadan sebagai momentum investasi amal. Setiap ibadah, menurutnya, menjadi bekal untuk meraih ridha Allah SWT.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan penentuan awal Ramadan.
“Perbedaan dalam agama itu adalah rahmat. Yang salah itu adalah yang tidak berpuasa. Mari kita jadikan perbedaan ini sebagai pengikat silaturahmi,” ujarnya.
Ria Norsan mengajak jemaah memaksimalkan tiga amalan utama. Pertama, shiyam atau puasa dengan penuh keikhlasan. Kedua, qiyam dengan menghidupkan malam melalui Tarawih dan Tahajud. Ketiga, memperbanyak tilawah Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Ia juga mengingatkan keterbatasan usia manusia. Rata-rata usia umat Nabi Muhammad SAW berada pada kisaran 60 hingga 70 tahun.
“Anggaplah Ramadan tahun ini adalah Ramadan terakhir bagi kita. Kita tidak pernah tahu kapan Allah SWT memanggil kita,” katanya.
Kultum ditutup dengan ajakan untuk terus beramal dan memperkuat ibadah sosial selama Ramadan. Ia berharap momentum ini dapat meningkatkan keimanan dan kepedulian di tengah masyarakat.










