KALBARHUB.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak mengajak masyarakat, khususnya perempuan dan pendonor pemula usia 17 tahun ke atas, untuk mulai rutin mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

Ajakan ini disampaikan karena darah yang dihimpun PMI Pontianak tidak hanya diperuntukkan bagi pasien di Kota Pontianak, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan sejumlah daerah lain di Kalimantan Barat.

Kebutuhan darah di wilayah Pontianak, Mempawah, dan Kubu Raya sebagian besar masih dipasok dari PMI Kota Pontianak. Meskipun Mempawah telah memiliki Unit Transfusi Darah (UTD) dan PMI, kapasitasnya dinilai belum memadai. Sementara itu, Kabupaten Kubu Raya hingga kini belum memiliki UTD.

Selain itu, distribusi darah dari Pontianak juga menjangkau daerah lain seperti Singkawang dan Putussibau, sehingga peran pendonor di Kota Pontianak menjadi sangat vital.

Wakil Ketua PMI Kota Pontianak, Multi Junto Bhatarendro, menegaskan pentingnya keterlibatan pendonor baru, termasuk dari kalangan perempuan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus melakukan donor darah. Kami juga mengajak khususnya perempuan dan para pemula usia 17 tahun ke atas untuk mulai mendonorkan darah,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Menurutnya, rasa takut terhadap jarum suntik kerap menjadi alasan utama seseorang enggan mendonor. Namun pengalaman pertama biasanya justru meninggalkan kesan positif.

“Memang biasanya ada rasa takut karena jarum suntik. Tapi setelah sekali mendonor, mereka biasanya merasa sangat bahagia dan senang karena ini adalah kegiatan kemanusiaan untuk membantu orang yang sangat membutuhkan,” jelas Multi Junto.

Ia menekankan bahwa setiap kantong darah sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan transfusi, bahkan dapat menjadi penentu keselamatan nyawa seseorang.

Penulis: Bima Santoso

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.