KALBARHUB.COM – Silaturahmi halal bihalal bersama masyarakat Ketapang se-perantauan menjadi momentum memperkuat dukungan terhadap pembangunan daerah, Sabtu (11/4/2026).
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menekankan pentingnya kebersamaan dalam mendorong percepatan pembangunan, khususnya di wilayah selatan Kalimantan Barat.
“Ketapang memiliki sejarah panjang bagi saya. Kedekatan ini menjadi motivasi untuk memastikan wilayah ini terus berkembang,” ujarnya.
Hal itu disampaikan saat menghadiri halal bihalal bersama masyarakat Ketapang di Pendopo Gubernur Kalbar di Pontianak.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan arah pembangunan infrastruktur tahun 2026 hingga 2028, terutama di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.
Menurutnya, tantangan utama pembangunan jalan di Ketapang adalah tingginya beban kendaraan tambang yang melebihi kapasitas jalan.
“Jalan yang dirancang untuk beban 8 ton sering menanggung hingga 16 ton, sehingga kerusakan cepat terjadi meskipun sudah diperbaiki,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterbatasan anggaran juga menjadi tantangan, mengingat APBD harus dibagi untuk pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur di wilayah yang luas.
“Dengan perencanaan yang tepat dan dukungan masyarakat, kita optimis wajah infrastruktur di selatan Kalbar akan berubah dalam dua hingga tiga tahun ke depan,” pungkasnya.
Sejumlah ruas jalan prioritas yang akan ditangani antara lain Sungai Nanjung–Kendawangan, Air Upas–Manis Mata, serta Teluk Batang–Sukadana yang ditargetkan selesai sebelum Agustus 2026.
Selain itu, pembangunan jalur strategis melalui Perawas juga menjadi perhatian guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memangkas waktu tempuh menuju Kayong Utara dan Ketapang.









