KALBARHUB.COM – Penerapan compliance dan ethics yang terintegrasi menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola perusahaan yang baik serta menjaga keberlanjutan organisasi.

Hal ini disampaikan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, dalam kuliah tamu di Program MBA Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Ia menegaskan, kepatuhan tidak hanya soal memenuhi regulasi, tetapi juga harus menjadi bagian dari proses bisnis dan pengambilan keputusan.

“Compliance dan ethics harus berjalan beriringan. Ini bukan sekadar aturan, tetapi menjadi dasar dalam setiap keputusan perusahaan,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan etika bisnis yang kuat juga akan meningkatkan kepercayaan publik sebagai aset utama perusahaan.

Selain itu, Jasa Raharja mengintegrasikan prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) dalam operasional perusahaan. Pendekatan ini didukung oleh sistem digital untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas layanan.

“Kepercayaan publik dibangun dari integritas. Karena itu, kami menerapkan prinsip zero tolerance terhadap fraud,” tegasnya.

Sementara itu, pihak UGM menilai kehadiran praktisi dalam perkuliahan memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam memahami praktik etika bisnis di dunia industri.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara akademisi dan praktisi dalam membangun pemahaman yang komprehensif terkait keberlanjutan bisnis.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.