KALBARHUB.COM – Pembangunan kembali dermaga feri di Kota Pontianak masih belum dapat dipastikan waktunya, Selasa (31/3/2026).
Dinas Perhubungan Kota Pontianak menyebut pembangunan dermaga tidak mudah karena membutuhkan proses teknis dan anggaran yang cukup besar.
“Jangan tanya saya kapan ya, karena itu memang perlu waktu. Teman-teman juga tahu, membangun dermaga seperti ini tidak gampang,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Yuli Trisna Ibrahim.
Menurutnya, pembangunan di lokasi yang sama justru memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Bahkan, menarik struktur lama membutuhkan biaya yang hampir sama dengan membangun baru.
Namun, kata dia, kemungkinan pembangunan akan dilakukan di lokasi yang bersebelahan. Karena itu, struktur lama kemungkinan hanya akan disisakan rangkanya saja.
Selain itu, anggaran juga menjadi kendala utama dalam rencana pembangunan tersebut. Hal ini karena APBD Kota Pontianak mengalami pemangkasan yang cukup besar.
“Pak Wali sudah menandatangani proposal tersebut untuk diajukan ke Kementerian Perhubungan, dengan tembusan ke Komisi V. Mudah-mudahan ada respons,” katanya.
Karena itu, pihaknya juga diminta kembali ke Jakarta untuk mengecek langsung progres proposal yang telah diajukan. Saat ini, Dinas Perhubungan Kota Pontianak masih dalam tahap penyiapan dokumen.
Sementara itu, jika layanan feri tak beroperasi, dampaknya terhadap kemacetan juga harus dipikirkan. Pertumbuhan kendaraan di Kota Pontianak dinilai sangat tinggi setiap tahunnya.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Yuli Trisna Ibrahim, jumlah penduduk Kota Pontianak saat ini sudah hampir mencapai 700 ribu jiwa. Sementara jumlah kendaraan juga terus bertambah setiap bulan.
Karena itu, pemerintah juga mulai mendorong penggunaan transportasi massal agar pertumbuhan kendaraan tidak semakin membebani kapasitas jalan di Kota Pontianak.









