KALBARHUB.COM — Kepala Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kota Pontianak, Ruslan, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada penutupan Pesantren Ramadan bagi warga binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas IIA Pontianak, Minggu (15/3/2026) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Ruslan menekankan bahwa setiap manusia terlahir dalam keadaan suci. Namun dalam perjalanan hidup, tidak sedikit yang melakukan kesalahan sehingga menjauh dari Sang Pencipta.

Ia mengajak para warga binaan menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana untuk kembali mensucikan diri dan memperbaiki arah hidup ke depan.

“Setiap anak Adam pasti pernah melakukan kesalahan. Namun sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah mereka yang mau bertaubat dan kembali ke jalan yang benar,” ujarnya.

Ruslan juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, upaya membimbing generasi muda di dalam lembaga pembinaan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas IIA Pontianak, Irwan, secara resmi menutup rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama tiga minggu tersebut.

Ia berpesan agar ilmu yang diperoleh selama Pesantren Ramadan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi terus dipelajari dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Perjalanan kalian masih panjang. Teruslah belajar dan mengasah diri agar menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah dan sertifikat kepada para pemenang lomba azan, lomba bercerita kisah Nabi, serta lomba hafalan surah pendek.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Republik Indonesia Kota Pontianak berharap pembinaan spiritual yang diberikan mampu memberikan dampak positif bagi warga binaan dalam menata masa depan mereka.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.