KALBARHUB.COM – Ketersediaan pangan pokok di wilayah Kalimantan Barat terpantau aman terkendali. Cadangan beras dan minyak goreng berada dalam posisi stabil untuk menjamin kebutuhan masyarakat serta menjaga keseimbangan harga di pasar-pasar tradisional maupun modern.

Saat ini, cadangan beras yang tersedia mencapai 9.800 ton. Jumlah tersebut sangat mencukupi untuk mendukung program bantuan pangan serta agenda Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pasokan ini tersebar merata di lima kantor cabang strategis, mulai dari Singkawang, Sanggau, Sintang, Putussibau, hingga Ketapang.

“Kami sangat optimis dan yakin bahwa stok kami cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kalimantan Barat,” ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Kalbar, Rasiwan, Selasa (10/3/2026).

Selain beras, ketersediaan Minyak Kita juga menunjukkan tren positif dengan stok mencapai 390.000 liter. Pasokan minyak goreng subsidi ini telah menyentuh seluruh pengecer dan pasar pantauan BPS. Harga Eceran Tertinggi (HET) di wilayah ini berada di angka Rp15.700, yang menandakan distribusi berjalan efektif hingga ke pasar SP2KP.

Kelancaran pasokan Minyak Kita merupakan hasil kolaborasi dengan tiga produsen besar di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Sinergi lintas provinsi ini memastikan arus barang tetap terjaga tanpa kendala berarti menjelang hari raya.

Pengawasan harga di lapangan kini semakin intensif melibatkan Tim Satgas Pangan Polda Kalbar. Selain pemantauan rutin, operasi pasar bersama Dinas Ketahanan Pangan tingkat provinsi maupun Kota Pontianak terus berlangsung hingga hari ini guna mencegah spekulasi harga.

Rasiwan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Dengan pasokan yang melimpah, ketersediaan bahan pokok di seluruh pasar tradisional Kalimantan Barat dipastikan stabil selama masa Idulfitri.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.