KALBARHUB.COMSMP Negeri 8 Pontianak menggelar kegiatan Pesantren Ramadan 1446 Hijriah sebagai upaya membentuk karakter siswa agar lebih baik.

Kepala SMP Negeri 8 Pontianak, Suparji, mengatakan Ramadan menjadi momentum tepat untuk pembinaan karakter.

“Dalam momentum bulan suci ini, kami membentuk karakter siswa agar lebih baik dan bertanggung jawab dalam kehidupan sosial,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Ia menyebut, antusiasme siswa sangat tinggi. Sebelum pesantren digelar, para siswa telah lebih dulu mengikuti kegiatan peduli lingkungan berupa penanaman pohon di awal Ramadan.

“Tujuannya agar siswa mencintai lingkungan sejak dini sebagai bekal masa depan mereka,” katanya.

Memasuki beberapa hari Ramadan, kegiatan dilanjutkan dengan pesantren kilat yang berlangsung selama dua hari Jumat berturut-turut.

Materi yang diberikan meliputi adab, akhlak, bahaya narkoba, dan perundungan. Dalam pelaksanaannya, sekolah berkolaborasi dengan KUA Pontianak Tenggara.

Kepala KUA Pontianak Tenggara, Mardi, mengatakan siswa menunjukkan semangat tinggi selama kegiatan berlangsung.

“Mereka sangat antusias dan menantikan materi yang disampaikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ada dua materi utama yang disampaikan pada hari pertama, yakni tentang adab dan perundungan.

“Adab siswa kepada orang tua, guru, dan teman sebaya harus diutamakan. Bahkan adab lebih penting daripada ilmu,” tegasnya.

Menurutnya, kepintaran tanpa adab tidak akan membawa kebaikan. Ia juga menyoroti maraknya kasus perundungan sehingga siswa perlu diberi pemahaman agar tidak menjadi pelaku maupun korban.

Mardi menilai pembinaan moral generasi muda harus terus diperkuat. Ia berharap siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan taat terhadap aturan sekolah serta orang tua.

“Kami berharap siswa menjadi generasi yang cerdas dan beradab,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.